Arsip

  • Vol 2 No 5 (2022)

    Selamat datang pada terbitan kelima tahun 2022 Jurnal Sosial Politik Integratif. Pada volume ini kami ingin membuka tulisan tentang kepemimpinan yang muatannya sedikit unik. Tulisan ini merupakan penelitian kualitatif yang bercermin pada fenomena penangkapan sejumlah kepala daerah di Indonesia. Penangkapan kepala daerah ini membuat kita semua memikirkan ulang tentang konsep kepemimpinan. Kepemimpinan pada berbagai penelitian terdahulu berisi tentang pembuktian pengaruh kepemimpinan terhadap jalannya suatu organisasi dan ketercapaian tujuan dan sasaran akhir organisasi tersebut. Ini adalah hal yang sangat wajar ditemukan pada disiplin ilmu manajemen dan manajemen organisasi. Akan tetapi, hasil penelitian ini tidak mencerminkan perkembangan yang terjadi akibat penangkapan sejumlah "pemimpin" yakni kepala daerah di berbagai tempat yang mana beritanya viral di sosial media dan media online di seluruh Indonesia. Lewat tulisan berjudul "Utopia Konsep Kepemimpinan di Era Pasca Reformasi" kita diajak untuk memikirkan ulang bahwa saat ini kepemipinan tidak lagi sesuai dengan yang seharusnya. Lebih jauh, kita diajak untuk memikirkan akibat dari memilih orang yang tidak memiliki karakater kepemimpinan sama sekali, yakni dimana semua dapat berakhir pada pemerintahan yang despotis dan bermuatan politik dinasti. Baca tulisan ini, dan anda akan paham apa yang kami maksud. 

  • Vol 2 No 4 (2022)

    Selamat datang pada terbitan keempat tahun 2022 Jurnal Sosial Politik Integratif. Volume jurnal ini berisi setidaknya topik kepempinan secara dominan. Dalam edisi ini, kita diajak untuk mendalami berbagai konsep kepemimpinan tokoh-tokoh besar seperti Bu Risma sebagai Walikota Surabaya, Bapak Presiden Ir Soekarno sebagai Bapak Bangsa dan pendiri Republik Indonesia, Kepemipinan Ketua Komunitas yang bergerak untuk membumikan wisata di salah satu kota di Jawa Timur, hingga mengulas tentang konsep kepemimpinan partisipatif. Membaca jurnal ini, kita akan langsung mendapatkan gambaran tentang literatur panjang tentang kepemimpinan. Akhir kata, kami ucapkan selamat membaca sekaligus mengajak anda yang memiliki tulisan menarik untuk diterbitkan dapat langsung dikirimkan ke redaksi kami lewat sistem submisi online (OJS). 

  • Vol 2 No 3 (2022)

    Dalam volume ini, jurnal ini menyajikan beberapa artikel. Pertama, metode baru untuk mengukur efektivitas menggunakan EPA dalam administrasi publik yang harus digunakan secara luas. Kedua, makalah yang membahas tentang metode pengukuran kebijakan publik secara kuantitatif. Artikel lain membahas kualitas pelayanan publik serta artikel baru yang menggunakan konsep diplomasi ekonomi dalam studi konflik Ukraina dan Rusia.

  • Vol 2 No 2 (2022)

    Tahun 2022 merupakan tahun dimana negara-negara di dunia masih berusaha untuk beradaptasi dengan penyebaran covid-19 variasi omicron. Banyak negara masih melakukan vaksinasi agar warganya tidak tertular omicron. Meskipun demikian, ada sejumlah anggapan bahwa negara-negara di dunia telah bersiap untuk memasuki periode endemi. Akan tetapi, hubungan internasional dikejutkan dengan invasi Rusia ke Ukraina pada bulan Pebruari 2022. Ini mengirim sejumlah sinyal buruk yang dirasakan secara global: keamanan energi internasional terganggu, suplai gas terganggu, harga bahan bakar minyak global naik hingga lebih dari 100 dolar per barel dan lainnya. Pada edisi ini, Sospoli Integratif akan mengulasi perihal hubungan Ukraina dan Rusia, Geopolitik Ukraina terhadap Rusia dan Uni Eropa, dan lainnya dalam satu edisi penerbitan. Simak penjelasannya dari berbagai tulisan dari penelitian, artikel gagasan pemikiran maupun resensi buku pada halaman Jurnal Sospoli Integratif Volume 2 Nomor 2 Bulan Pebruari Tahun 2022.

  • Vol 2 No 1 (2022)

    Selamat tahun baru 2022. Kami seluruh redaksi mengucapkan selamat tahun baru 2022, semoga tahun ini menjadi tahun yang baik untuk Indonesia. Pada terbitan bulan ini, Sospoli menghadirkan beberapa tulisan guna memberi penjelasan terhadap pertanyaan fundamental. Salah satunya adalah menjawab pertanyaan apakah organisasi internasional bisa turut menentukan tatanan hubungan internasional dan bagaimana caranya diuraikan dalam suatu studi kasus yang mengangka tema tentang perubahan iklim. Ini cukup terbaru karena memuat kemutakhiran misalnya penyelenggaraan konvensi perubahan iklim di Glasgow Inggris pada Oktober 2021 lalu. Pada tulisan kedua, Sospoli mengangkat dua tema tulisan dari disiplin ilmu administrasi publik yang mengulas tentang keterkaitan inovasi pelayanan publik di bidang infrakstruktur. Ini diuraikan dalam tulisan pertama yakni pengadaan fasilitas air minum publik di alun-alun Kraksaan Kota Probolinggo. Tulisan ketiga menjelaskan tentang implementasi bantuan subsidi bibit bagi petani agar petani dapat meningkatkan usaha mereka di tengah pandemi. Tulisan keempat merupakan tulisan yang melengkapi kajian tentang kebijakan luar negeri yang dianalisis menggunakan teori behavioralistik yakni idiosinkretik. Unit analisisnya yakni individu Presiden Donald Trump yang jangan sampai dilewatkan untuk dibaca.

    Demikian sedikit update di bulan Januari 2022, semoga pembaca dapat menikmatinya. Salam semangat dan sukses terus. Nantikan kami pada terbitan pada bulan Februari 2022. Kami membuka tulisan dari siapapun silakan register pada link yang tersedia (pojok kanan atas) dan unggah tulisan kalian untuk dimuat, selama masih gratis. 

  • Vol 1 No 2 (2021)

    Ini adalah terbitan kedua Jurnal Sosial Politik Integratif. Pada bagian ini masih mengulas beberapa implementasi paradigma pembangunan untuk menyimpulkan arah pembangunan di Indonesia. Anda dapat mempelajari pendapat masing-masing penulis di bawah ini:

  • Volume 1 Nomor 1 Juni 2021

    Vol 1 No 1 (2021)

    ini adalah edisi pertama terbit jurnal ilmiah sosial politik (sospoli) integratif. edisi pertama ini akan dibuka oleh beberapa tulisan bertema pembangunan dalam disiplin ilmu ekonomi pembangunan. Pembangunan adalah upaya terencana negara untuk dapat mencapai kesejahteraan sosial dan kemakmuran. Terdapat sejumlah paradigma pembangunan negara utamanya di Indonesia. Beberapa paradigma itu diuls satu persatu melalui beberapa tulisan di bawah ini: